Mall Berkonsep Ruang Terbuka = Surganya Perokok?


Paris Van Java dan Cihampelas Walk, merupakan mall dengan konsep terbuka (outdoor)  di Bandung. Sama seperti mall lainnya,  di kedua mall ini juga diterapkan kawasan untuk merokok. Pengunjung dilarang menyalakan rokok di tempat tertutup dan dipersilakan merokok di area yang sudah ditentukan. Saya juga menanyakan kepada Satpam mengenai hal ini. Menurut Satpam yang sedang bertugas waktu itu, tidak mengapa bila pengunjung merokok di area yang tidak beratap, asalkan tidak di dalam gedung.

Namun demikian,  kita masih bisa menemukan perokok bebas mengepulkan asap ke pengunjung lain,  termasuk anak-anak. Di Cihampelas Walk (Ciwalk), Satpam mengakui bahwa pengunjung bebas merokok di area terbuka. Bangku-bangku yang disediakan di sepanjang area terbuka tidak jarang dipenuhi oleh perokok. Union Square, area menuju pintu masuk gedung mall, merupakan tempat yang paling banyak perokoknya. Mereka kerap duduk-duduk di sana sambil menikmati hiburan panggung di depan pintu gedung mall. Padahal area ini merupakan titik tengah yang dilalui oleh pengunjung dari berbagai usia.

Ironisnya, di PVJ saya justru menemukan lebih banyak perokok di area yang tertutup, dibandingkan dengan di boulevard utama, terutama di tempat makan. Memang beberapa restoran yang terletak di lantai bawah memiliki smoking area. Pengelola restoran mengakui bahwa tempat tersebut telah dilengkapi dengan exhaust, selain AC yang sudah ada.

Demikian juga di Ciwalk,  area makan yang tersebar di boulevard mengkhususkan meja di bagian luar restoran bagi para perokok. Karena hal tersebut,  pengunjung yang melewati daerah itu lebih mungkin menghirup asap rokok ketimbang menghirup aroma masakan dari restoran.

Area paling berasap bagi saya adalah pintu masuk gedung mall. Aroma rokok juga terkadang masuk ke dalam gedung.  Di sini, tidak jarang perokok menghabiskan berbatang-batang rokok sambil menunggu teman atau kerabatnya yang berbelanja di dalam.

Di drop point  terdekat PVJ,  mereka lebih sering terlihat merokok sambil menunggu jemputan. Area pintu utama sebelah selatan ini merupakan area paling menyesakkan yang pernah saya lewati.  Di sini,  tidak sulit menemukan perokok.  Tinggal berjalan menyusuri deretan restoran, antara gedung utama dan lapangan parkir, yang merupakan area makan terbuka beratapkan tenda. Sama seperti di Ciwalk,  mereka bebas mengasapi pengunjung yang lewat.  Tidak peduli dewasa maupun anak-anak.

Saya yakin, pengelola mall juga pusing menegakkan peraturan. Bagaimana cara menegur pengunjung? Pengunjung lain juga sungkan untuk menegur karena terlanjur toleran pada rokok. Selama belum ada ketegasan terhadap pengunjung yang merokok, kita harus siap untuk terpapar asap rokok setiap melewati tempat-tempat seperti ini.

Rozar Prawiranegara

 

NB: Klik di sini untuk melihat cerita aslinya

Advertisements

Posted on February 16, 2012, in Testimoni and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink. 3 Comments.

  1. mulai sekarang harus berani menegur, tentunya dengan cara sopan, beradab dan tidak perlu ngotot apalagi emosi

  2. Minggu kmaren baru aja ada public event berkonsep ruang terbuka di skitaran jln Saparua.

    Walaupun vendor sudah menyediakan smoking corner tapi tetep aja tuh para smoker bebas merokok kesana kemari menebarkan asapnya ke udara terbuka.
    Akibatnya para non-smoker jg mesti ikut-ikutan jadi pasif smoker deh…

    Bahkan ada bapak yg bawa anak kecil tanpa bersalah merokok sambil gendong anaknya, cowo merokok sambil gandeng cewenya, ada ibu hamil jg ikutan ngisep asap rokok.
    Wheww… What a gentleman!

    Di negara maju yang merokok harus bertoleransi kepada para non-smoker, karena adalah hak asasi setiap orang utk menghirup udara bersih.

    Di Indonesia sebaliknya, yang tidak merokok harus bertoleransi kpd para smoker, krn ruang non-smoking aja masih tuh diinvasi para perokok tanpa rasa bersalah.
    Oh oh Endonesiah kapan majunya dong…

  1. Pingback: Kapan Bandung Terbebas dari Asap Rokok? « AKBBBAR

Apa Komentar Anda?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: